Archive
-
►
2022
(1)
- ► August 2022 (1)
-
►
2021
(46)
- ► December 2021 (7)
- ► November 2021 (39)
-
►
2015
(11)
- ► September 2015 (1)
- ► August 2015 (4)
-
►
2014
(19)
- ► November 2014 (2)
- ► February 2014 (10)
- ► January 2014 (7)
-
►
2013
(9)
- ► November 2013 (4)
- ► October 2013 (3)
- ► September 2013 (1)
-
▼
2012
(8)
- ► March 2012 (1)
-
►
2011
(45)
- ► December 2011 (2)
- ► November 2011 (1)
- ► October 2011 (2)
- ► April 2011 (7)
- ► March 2011 (15)
- ► February 2011 (7)
- ► January 2011 (1)
-
►
2010
(3)
- ► December 2010 (3)
12 Sept 2012
9 Sept 2012
kali ini aku mau posting mengenai LIFE IS CHOISE. hidup itu merupakan pilihan yang harus kita jalani. setiap pilihan memiliki resiko masing-masing yang sangat berat untuk kita pilih. tapi yah begitulah kehidupan. semuanya butuh keberanian untuk memilih yang terbaik.
gue mau cerita soal diri gue sendiri...
sebelumnya, gue ini adalah mahasiswi BRAWIJAYA, malang. untuk mendapatkan sebuah universitas negeri tidak semudah mendapatkan permen di warung. butuh perjuangan dan kerja keras mati matian. begitulah usaha yang gue bangun. dikala SNMPTN gue ngga dapet. gue down banget. tapi guepun bangkit untuk mengikuti tes sana sini, dan sampailah perjuangan gue di KAMPUS BIRU.
pada awalnya gue mantap akan pilihan yang gue ambil di universitas ternama di kota malang ini. namun, guepun menemukan kegalauan yang terbesit dalam hati gue. gue harus pisah dari NYOKAP gue, yang selamaa ini ada disamping gue. apa gue harus ngambil UB nya atau gue tinggalin dan kuliah di universitas yang unfamiliar di kota tangerang. dengan segala macam pertimbangan, dan pendapat dari beberapa orang banyak. dan akhirnya gue memutuskan untuk kuliah di BRAWIJAYA.
seiring berjalannya waktu, pikiran pikiran itu pun muncul dalam otak gue. apakah gue sanggup untuk pisah jauh dari mama. gue selalu meyakinkan diri gue kalo gue itu SANGGUP.
gue pun terbang ke malang, dan tinggal disana. mama tak mengantarku. dengan tetesan air mata aku pergi untuk berjuang membahagiakan orang tua ku.
hari demi hari ku jalani di kota yang dingin ini. terlalu buruk rasanya. nangis setiap kali shalat. sedih banget. seakan seluruh dunia meninggalkanku dan hanya ada aku dalam dunia yang seluas ini. begitulah yang kurasakan. hingga aku tersesat ntah dimana. mulai dari situlah titik kegelesihan ku terhadap kota malang. aku nangis di depan mamaku. dan ternyata membuat mamaku terus memikirkanku dan hingga akhirnya menyusulku ke malang.
lalu beliau bertanya "ka, kamu yakin betah di malang?" dengan segala pengertian yang mamaku berikan kepadaku. dengan segala pertimbangan dan pendapat teman teman yang diberikan padaku. akupun memutuskan untuk menetap dimalang walau hatiku sangat sedih dan ingin sekali berontak menerobos niat baikku. aku mengerjakan tugas hingga malam hari di sebuah masjid dekat kosku di jalan sigura-gura. dan MAMA lah yang setia menemaniku. disaat itulah semangatku tumbuh lagi, dan tau betapa bahagianya aku saat itu ? disaat itupula lah aku yakin untuk meneruskan kuliah di malang.
namun hari ke hari, setiap ku melewati masjid itu dan setiap tempat yang pernah ku kunjungi bersama mama, membuat hatiku sedih. semua ku lakukan sendiri tanpa seorangpun menemani. hingga malam hari aku di kampus, dan kadang tak ada hasil tuk menggubris kerinduanku.
tugas tugas yang begitu menumpuk dan harus ku kerjakan sendiri tanpa seorangpun yang menemaniku, itu rasanya HAMPA. lelah. namun mama tak pernah lelah untuk menelfonku dan memberiku semangat . aku semakin sedih akan kesendirian yang kujalani.
aku sudah dewasa dan aku harus menentukan pilihanku
gue mau cerita soal diri gue sendiri...
sebelumnya, gue ini adalah mahasiswi BRAWIJAYA, malang. untuk mendapatkan sebuah universitas negeri tidak semudah mendapatkan permen di warung. butuh perjuangan dan kerja keras mati matian. begitulah usaha yang gue bangun. dikala SNMPTN gue ngga dapet. gue down banget. tapi guepun bangkit untuk mengikuti tes sana sini, dan sampailah perjuangan gue di KAMPUS BIRU.
pada awalnya gue mantap akan pilihan yang gue ambil di universitas ternama di kota malang ini. namun, guepun menemukan kegalauan yang terbesit dalam hati gue. gue harus pisah dari NYOKAP gue, yang selamaa ini ada disamping gue. apa gue harus ngambil UB nya atau gue tinggalin dan kuliah di universitas yang unfamiliar di kota tangerang. dengan segala macam pertimbangan, dan pendapat dari beberapa orang banyak. dan akhirnya gue memutuskan untuk kuliah di BRAWIJAYA.
seiring berjalannya waktu, pikiran pikiran itu pun muncul dalam otak gue. apakah gue sanggup untuk pisah jauh dari mama. gue selalu meyakinkan diri gue kalo gue itu SANGGUP.
gue pun terbang ke malang, dan tinggal disana. mama tak mengantarku. dengan tetesan air mata aku pergi untuk berjuang membahagiakan orang tua ku.
hari demi hari ku jalani di kota yang dingin ini. terlalu buruk rasanya. nangis setiap kali shalat. sedih banget. seakan seluruh dunia meninggalkanku dan hanya ada aku dalam dunia yang seluas ini. begitulah yang kurasakan. hingga aku tersesat ntah dimana. mulai dari situlah titik kegelesihan ku terhadap kota malang. aku nangis di depan mamaku. dan ternyata membuat mamaku terus memikirkanku dan hingga akhirnya menyusulku ke malang.
lalu beliau bertanya "ka, kamu yakin betah di malang?" dengan segala pengertian yang mamaku berikan kepadaku. dengan segala pertimbangan dan pendapat teman teman yang diberikan padaku. akupun memutuskan untuk menetap dimalang walau hatiku sangat sedih dan ingin sekali berontak menerobos niat baikku. aku mengerjakan tugas hingga malam hari di sebuah masjid dekat kosku di jalan sigura-gura. dan MAMA lah yang setia menemaniku. disaat itulah semangatku tumbuh lagi, dan tau betapa bahagianya aku saat itu ? disaat itupula lah aku yakin untuk meneruskan kuliah di malang.
namun hari ke hari, setiap ku melewati masjid itu dan setiap tempat yang pernah ku kunjungi bersama mama, membuat hatiku sedih. semua ku lakukan sendiri tanpa seorangpun menemani. hingga malam hari aku di kampus, dan kadang tak ada hasil tuk menggubris kerinduanku.
tugas tugas yang begitu menumpuk dan harus ku kerjakan sendiri tanpa seorangpun yang menemaniku, itu rasanya HAMPA. lelah. namun mama tak pernah lelah untuk menelfonku dan memberiku semangat . aku semakin sedih akan kesendirian yang kujalani.
aku sudah dewasa dan aku harus menentukan pilihanku
"life is choise, isn't it ?"dan akupun memilih untuk meninggalkan kampus yang telah ku perjuangankan. bissmillahirahmanirrahim. semoga ini yang terbaik
27 Aug 2012
homesick
setya widy
22:04
0 Comments
ini hari ke dua gue menyendiri di kamar kost . tanpa ada siapa siapa. daaan asli gue kangennya pake banget banget sm mama. emang ngga separah kemaren. tapi tetep ajaaaa. asala tau ajaaa homesick itu adalah penyakint yang paling parah dan obatnya sangat sangat mahal *menurut gue. dan bagi siapapun yang pernah merasakan homesick pasti sedih banget rasanya. dan kalopun ada obatnya gue akan abisin tuh obat sampe over dosis. dari pada kaya gini. gue jauh lebih tersiksa. jauuuh jauuh jauuuuhh.
semua orang yang diterima di PTN, apalagi PTN Teranama dan didaerah kawasan pendidikan pasti seneng. waktu daftar ulang dan menjelang MOS. terselip kebahagian yang teramat sangat ditengah penderitaan MOS, tapi buat gue..... ngga ada yang menyenangkan sama sekali. NOTHING. bingung deh . bingung banget. disatu sisi gue pengen banget ngebahagiain nyokap dan bikin nyokap bangga dengan gue masuk negri. tapi disisi lain, gue sangat menderita buat menjalainya. gue ngga bisa menikmati apa yang gue jalanin dan apa yang udah gue dapetin dari hasil kerja keras gue. gue harus gimana ? ada yang bilang gue harus bertahan . bertahan ? sampe 3 tahun ? apalagi 4 tahun ? bukan waktu yang sebentar bukan ?itu lamaaaaa bangeeeet.
emang sih homesick bisa sedikit teratasi kalo kita ngobrol sama orang tua tau orang orang yang kita sayangi dirumah. tapi buat gue ngga. ngomong sama mereka bikin gue tambah sedih. bikin gue makin kangen. makin pengen ketemu. dan bikin air mata gue netes hal yang paling gue benci . gue ngga mau orang lain tau kalo gue sedih apalagi nangis. gue mau kaya mama, yang bisa menjalani semuanya dengan semua. tapi kayanya gue ngga bisa dan ngga akan pernah bisa. jauh dari mereka itu sama kaya jauh dari seluruh nyawa gue. mereka adalah kebahagian gue.
semua orang yang diterima di PTN, apalagi PTN Teranama dan didaerah kawasan pendidikan pasti seneng. waktu daftar ulang dan menjelang MOS. terselip kebahagian yang teramat sangat ditengah penderitaan MOS, tapi buat gue..... ngga ada yang menyenangkan sama sekali. NOTHING. bingung deh . bingung banget. disatu sisi gue pengen banget ngebahagiain nyokap dan bikin nyokap bangga dengan gue masuk negri. tapi disisi lain, gue sangat menderita buat menjalainya. gue ngga bisa menikmati apa yang gue jalanin dan apa yang udah gue dapetin dari hasil kerja keras gue. gue harus gimana ? ada yang bilang gue harus bertahan . bertahan ? sampe 3 tahun ? apalagi 4 tahun ? bukan waktu yang sebentar bukan ?itu lamaaaaa bangeeeet.
emang sih homesick bisa sedikit teratasi kalo kita ngobrol sama orang tua tau orang orang yang kita sayangi dirumah. tapi buat gue ngga. ngomong sama mereka bikin gue tambah sedih. bikin gue makin kangen. makin pengen ketemu. dan bikin air mata gue netes hal yang paling gue benci . gue ngga mau orang lain tau kalo gue sedih apalagi nangis. gue mau kaya mama, yang bisa menjalani semuanya dengan semua. tapi kayanya gue ngga bisa dan ngga akan pernah bisa. jauh dari mereka itu sama kaya jauh dari seluruh nyawa gue. mereka adalah kebahagian gue.
26 Aug 2012
the first
setya widy
22:35
0 Comments
ini pertama kalkinya gue kost yang asli bener bener jauh banget dari orang tua. yaang gue sendiripun berat banget buat ngambil keputusan ini. tapi life is choise dan apapun konsekuensinya harus gue terima. dan di awal ini gue homesick. tau kaaan ???
10 Aug 2012
Coboy Junior
setya widy
07:34
0 Comments
helooo. selamat pagii ...!
T/T lahir : 21 September
Zodiak : Libra
Agama : Kristen
Sekolah : Advent Bandung
Cita-cita : Ingin jadi penemu robot tercanggih
Twitter : @bastiansteel
Fp : Bastian Bintang
Karir : Idola Cilik, Musikal Laskar Pelangi, Film layar lebar; 5 Elang (Aldi), Hanya Kamu
akhir akhir ini dan mungkin bisa dibilang selama gue jadi pengangguran dirumah, gue mulai mengagumi beberapa artis cilik di Indonesia. salah satunya COBOY JUNIOR. film yang sering tampil di RCTI ini pada pukul 16.30 (selama ramadhan) membuat gue tertarik dengan mereka . yuuk kita bahas mengenai ke4 personil yang lucu lucu ini .
1. Teuku Rizky Muhammad
Nama lengkap : Teuku Rizky Muhammad
Nama Panggilan : Kiki
TTL : 4 Januari 1998
Agama : Islam
Sekolah : SMPN 4 Tangerang Selatan
Cita-Cita : Ingin jadi penyanyi
Twitter : @TeukuRyzki
Karir : Musikal Laskar Pelangi, Film layar lebar; 5 Elang (anton), Hanya Kamu
2. Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan
Nama Lengkap : Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan
Nama Panggilan : Iqbal
T/T lahir : Surabaya / 28 Desember 1999
Zodiak : Capricorn
Agama : Islam
Sekolah : SDIT Al-Muhajirin
Cita-cita : Ingin jadi Ustadz
Warna Favorit : Ungu, Putih
Twitter : @iqbaale
Fp : Official FanPage – Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan
Karir : Musikal Laskar Pelangi (Trapani), Film layar lebar; 5 Elang (Rusdi), Hanya Kamu
Nama Panggilan : Iqbal
T/T lahir : Surabaya / 28 Desember 1999
Zodiak : Capricorn
Agama : Islam
Sekolah : SDIT Al-Muhajirin
Cita-cita : Ingin jadi Ustadz
Warna Favorit : Ungu, Putih
Twitter : @iqbaale
Fp : Official FanPage – Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan
Karir : Musikal Laskar Pelangi (Trapani), Film layar lebar; 5 Elang (Rusdi), Hanya Kamu
3.Bastian Bintang Simbolon
Nama Lengkap : Bastian Bintang Simbolon
Nama Panggilan : Bastian / BabasT/T lahir : 21 September
Zodiak : Libra
Agama : Kristen
Sekolah : Advent Bandung
Cita-cita : Ingin jadi penemu robot tercanggih
Twitter : @bastiansteel
Fp : Bastian Bintang
Karir : Idola Cilik, Musikal Laskar Pelangi, Film layar lebar; 5 Elang (Aldi), Hanya Kamu
4. Alvaro Maldini Siregar
Nama Lengkap : Alvaro Maldini Siregar
Nama Panggilan : Aldi
T/T lahir : 14 April 2000
Zodiak : Aries
Agama : Islam
Sekolah : SD Perguruan Advent Jakarta Pusat
Cita-cita : Ingin jadi Arsitek
Twitter : @alvaromaldini1
Fp : Offiacial FanPage of Alvaro Maldini Siregar
Karir : Musikal Laskar Pelangi, Hanya Kamu
Nama Panggilan : Aldi
T/T lahir : 14 April 2000
Zodiak : Aries
Agama : Islam
Sekolah : SD Perguruan Advent Jakarta Pusat
Cita-cita : Ingin jadi Arsitek
Twitter : @alvaromaldini1
Fp : Offiacial FanPage of Alvaro Maldini Siregar
Karir : Musikal Laskar Pelangi, Hanya Kamu
6 Aug 2012
[Enter Post Title
Here]
SELAMAAT
PAGIIIII …..
Heeyy,
beberapa hari yang lalu udah pengen gue posting tapi belom sempet ngetik akibat
sibuk mikirin kuliah sana sini. Luntang lantung mengadu nasip pada setiap ujian
ujian yang berlangsung. Mencari kesempatan dan peluang.
Gue *pejuang
SNMPTN sama sama berjuang ketika awal sekitar bulan maret.. jatuh bangun buat
perjuangin cita cita akan impian yang begitu tinggi. Membahagian orang tua ,
itulah tujuan utama gue. Tapi sayang, perjuangan gue berakhir menyedihkan. Miris
banget rasanya waktu liat pengumuman 7 juli lalu. Tau sih semua orang pada
kecewa akan hasil yang gue dapet. Asli. Terpuruk banget gue saat itu. 2 hari
gue nangis dan kepikiran + kebayang bayang sama pengumuman itu. Tapi , nyokap
yang selalu nyemangatin gue. “Mungkin ini bukan yang terbaik” begitulah yang
semua orang bilang. “Mama, ngga sedih kok apalagi kecewa” JLEBB. Itu yang bikin
gue malah tambah sedih. Dengan kaya gitu, menandakan kalo nyokap itu sedih +
kecewa banget sama gue. Semua orang terdekat ngasih semangat. Sampe akhirnyapun
gue berfikir dua kali buat terlarut larut dalam kesedihan.
Yaaahh hari hari berlalu. Dan gue pun bangkiit dan berjuang pada program studi lain. Gue ikut tes sana sini. Nunggu pengumuman di berbagai univ. dan pernah ada yang bilang “Dekatkan diri wid, sama Allah. Mungkin Allah masih pengen lo lebih deket lagi, makanya belom dikasih yang terbaik” Gue pun mulai rajin beribadah, shalat sunnah, dhuha, tahajud, baca quran juga. Di setiap ujian yang gue ikutin gue pasti berdoa. Pernah juga ada yang bilang “Sedekah. Mungkin bisa membantu” oke itu pun gue lakuin. Yaah walaupun pake uang nyokap. Berbagai universitas tetap menolak .
Sampe akhirnyaaa…
tanggal 25 Juli 2012 kemarin. Gue buka sebuah website universitas ternama di
Kota Malang. Yang bertuliskan
“SELAMAT.
SRI SETYAWIDI A DITERIMA di ITP Minat Bioteknologi Pangan dan Agroindustri”
Saat itu juga
gue seneeng banget. Begitu pula keluarga. Namun disisi lain gue diambang ke
galauan. Merasa bingung untuk mengambil jurusan yang udah gue dapet. Antara bioteknologi
dan Teknik kimia. Semuanya itu bikin gue pusing dan terus mikirin. Gue Tanya sana
sini kemana gue harus melangkah tanpa meminta pertimbangan nyokap. Dan akhirnya
gue ngambil bioteknologi tanpa mengetahui kemana nanti gue kedepannya.
Seharusnya gue
bersyukur udah diberikan yang terbaik. Tapi bukan berarti gue ngga bersyukur
kalo gue nolak. Yang gue pikirkan adalah…… gue ngga tega kalo harus ninggalin
mama di Tangerang. Rasanya itu gue pengen terus jagain. Tapi kalo milih tetep
stay di tangerang, gue ngga bisa bikin orang tua bangga. Yaaahh. Dengan berbagai
pertimbangan dan segala resiko, gue pun harus menerima dan menjalaninya. Toh,
kedepannya kita ngga tau kan mau jadi apa. Yaah. Jalanin aja dulu apa yang ada.
Oke . sekian-
18 Mar 2012
untittled
setya widy
22:39
0 Comments
yuhuuu. syalalalalal.
heloooo apa kabaaaarrrr ?
waaahh. udah cukup sekiana lama juga yah ngga nyepam di blog . heheheheh :) lagi disibukan sama tugas-tugas sekolah nih. jadi agak males blogging. what's on in here ? nampaknya semua juga disibukan dengan kesibukan sekolah akhir-akhir ini. maklum. udah prepare buat perguruan tinggi.
hmm. serunya jadi anak SMA itu yah kaya gini ini. nemuin banyak temen yang beda karakter yang kadang kita harus menyesuaikan diri dengan lingkungan di sekitar kita. yah. itu akan jadi pelajaran terbaik. bersyukur banget punya temen kaya temen-temen yang gue punya sekarang. they're so friendly and seru banget ! yahh walaupun terkadang gue suka saling sebel atau mungkin kita kali yaaahh lebih tepatnya. tapi justru disitu itu serunya bertemen. kalo ngga ada permusuhan ngga akan ada namana persahbatan. kalo ngga ada kekesalan ngga akan ada rasa sayang. dan kalo ngga ada pertengkarangan ngga ada kerinduan. hahahaha.















