12 Sept 2012

9 Sept 2012

LIFE IS CHOISE, ISN'T IT ?

17:20 0 Comments
kali ini aku mau posting mengenai LIFE IS CHOISE. hidup itu merupakan pilihan yang harus kita jalani. setiap pilihan memiliki resiko masing-masing yang sangat berat untuk kita pilih. tapi yah begitulah kehidupan. semuanya butuh keberanian untuk memilih yang terbaik.
gue mau cerita soal diri gue sendiri...
sebelumnya, gue ini adalah mahasiswi BRAWIJAYA, malang. untuk mendapatkan sebuah universitas negeri tidak semudah mendapatkan permen di warung. butuh perjuangan dan kerja keras mati matian. begitulah usaha yang gue bangun. dikala SNMPTN gue ngga dapet. gue down banget. tapi guepun bangkit untuk mengikuti tes sana sini, dan sampailah perjuangan gue di KAMPUS BIRU.
pada awalnya gue mantap akan pilihan yang gue ambil di universitas ternama di kota malang ini. namun, guepun menemukan kegalauan yang terbesit dalam hati gue. gue harus pisah dari NYOKAP gue, yang selamaa ini ada disamping gue. apa gue harus ngambil UB nya atau gue tinggalin dan kuliah di universitas yang unfamiliar di kota tangerang. dengan segala macam pertimbangan, dan pendapat dari beberapa orang banyak. dan akhirnya gue memutuskan untuk kuliah di BRAWIJAYA.
seiring berjalannya waktu, pikiran pikiran itu pun muncul dalam otak gue. apakah gue sanggup untuk pisah jauh dari mama. gue selalu meyakinkan diri gue kalo gue itu SANGGUP.
gue pun terbang ke malang, dan tinggal disana. mama tak mengantarku. dengan tetesan air mata aku pergi untuk berjuang membahagiakan orang tua ku.
hari demi hari ku jalani di kota yang dingin ini. terlalu buruk rasanya. nangis setiap kali shalat. sedih banget. seakan seluruh dunia meninggalkanku dan hanya ada aku dalam dunia yang seluas ini. begitulah yang kurasakan. hingga aku tersesat ntah dimana. mulai dari situlah titik kegelesihan ku terhadap kota malang. aku nangis di depan mamaku. dan ternyata membuat mamaku terus memikirkanku dan hingga akhirnya menyusulku ke malang.
lalu beliau bertanya "ka, kamu yakin betah di malang?" dengan segala pengertian yang mamaku berikan kepadaku. dengan segala pertimbangan dan pendapat teman teman yang diberikan padaku. akupun memutuskan untuk menetap dimalang walau hatiku sangat sedih dan ingin sekali berontak menerobos niat baikku. aku mengerjakan tugas hingga malam hari di sebuah masjid dekat kosku di jalan sigura-gura. dan MAMA lah yang setia menemaniku. disaat itulah semangatku tumbuh lagi, dan tau betapa bahagianya aku saat itu ? disaat itupula lah aku yakin untuk meneruskan kuliah di malang.
namun hari ke hari, setiap ku melewati masjid itu dan setiap tempat yang pernah ku kunjungi bersama mama, membuat hatiku sedih. semua ku lakukan sendiri tanpa seorangpun menemani. hingga malam hari aku di kampus, dan kadang tak ada hasil tuk menggubris kerinduanku.
tugas tugas yang begitu menumpuk dan harus ku kerjakan sendiri tanpa seorangpun yang menemaniku, itu rasanya HAMPA. lelah.  namun mama tak pernah lelah untuk menelfonku dan memberiku semangat . aku semakin sedih akan kesendirian yang kujalani.
aku sudah dewasa dan aku harus menentukan pilihanku
"life is choise, isn't it ?"
dan akupun memilih untuk meninggalkan kampus yang telah ku perjuangankan. bissmillahirahmanirrahim. semoga ini yang terbaik

Follow Us @soratemplates