Hello sahabat,
Sahabat yang ku pikir abadi
Sahabat yang menurutku emas
Rasa ku salah ...
Ntah ini rasa rindu atau kelabu
Karna kini kita tak seperti dulu
Membagi kebahagian sekalipun terpendam kepedihan
Menghempas kepedihan dalam keceriaan
Begitulah yang ku kenal dan tahu dulu
Rasanya hilang ...
Tapi apalah daya ego menyelimuti kami yang begitu labil
Hingga pergi dan ntah kapan kembali ?
Sahabat bukanlah sekedar bersikap baik di depan dan memiliki kebencian di dalam
Persahabatan itu tulus maka itulah ia suci
Pertikaian diantara kita seharusnya menguatkan bukanlah menghancurkan
Mungkin masing masing telah menemukan kehidupan lain
Menemukan kekasih ataupun teman yang buatnya lupa akan sebuah kisah klasik
Disni kita kan menunggu hingga semua berpaling dan kembali
Menuju persahabatan yang abadi

No comments:
Post a Comment