8 Mar 2011

# puisi

untitled II

Di suatu malam yang terlalu gelap
Tak setitik sinarpun hadir tuk terangi ku
Terlintas sekilas sebuah bayangan dalam anganku
Seseorang yang sangat kusayangi

Menahan perih dari sabuah kesakitan
Menahan tangis di suatu kepedihan
Hati yang teriris ketika mengetahui kenyataan
Kenyataan yang tak dapat dipungkiri siapapun

Melihatnya tersenyum bahagia
Ketika ku sapa hariku dengan senyumnya
Namun kurasa tak kan ada lagi senyuman di pagiku
Semuanya berubah

Ketika ku telah melihat dirinya bersama orang lain
Seakan ku terbangun dari mimpi indah
Dan takkan pernah sanggup untuk memejamkan mata
Walau seklipun ku minum penenang

Hati yang diterpa  kegalauan
Pikiran yang melambung terlalu tinggi
Sehingga tak tau apa yang kulakukan
Menangis ? tertawa ? tersenyum ? 

No comments:

Post a Comment

Follow Us @soratemplates