16 Jan 2014

# puisi

sedih

malam ini hujan tak sedaras malam malam lalu
namun perbedaan yang tersamarkan bagai kelabu
membuat hati ini pilu
hilang terhempas bagai debu

tetesan tetesan seakan mebuuat hati terpelik
seperti leher yang tercekik
tak sepatah katapun dapat menggelitik
yang sudah tak seperti burung gelatik

rasanya ku ingin menangis dan meronta
meluapkan seluruh rasa tanpa kata kata
rasa yang begitu nyata
diantara kita

aku bingung, mengapa ini terlalu perih
hingga terdengar suara suara hati yang melirih
aku lelah dengan semua yang terjadi
bagai sekapur sirih

biarkan aku berlari di tengah derasnya hujan
agar ku bisa menangis sekuat tenaga
agar ku bisa mengungkapkan rasa yang tersimpan sekian lama
dan meluapkan seluruh emosi jiwa

namun aku tak kuasa dan tak berdaya
mati kedalam ruang yan tak terlihat

No comments:

Post a Comment

Follow Us @soratemplates