Lagi lagi hati menangis
Menimbulkan luka yang semakin teriris
yang terdalam dan semakin perih
Kenapaa harus begini
Mengapa selalu aku yang terluka
Mengapa selalu aku yang dibuatnya menangis
Mengapa kiu tak pernah tega tuk melukainya
Mungkin karena cintaku padanya
Terlalu dalam sedalam dalamnya
Hingga aku tak sanggup buat dia menangis
sekalipun diriku yang slalu di tangisi
Satu ... Dua .... tiga
teeess.. setitik air mata terjatuh
berharap dirinya ketika kenal pertama kali
kembali lagi
semakin malam melarut
air mata mengkristal tertiup angin
menusuk tulang tulang beku
(10-04-2010)
(10-04-2010)

No comments:
Post a Comment