memandang indah wajahmu
tatapanmu begitu tajam
senyummu bagai pelangi yang membentang
tawa seperti musik mengalun
dulu kau yan g slalu ku puja
tak biarkan setitik air matapun bahasihku
senyumku luntur ditelan hari
tawa ku lenyap dimakan waktu
tapi kini ntah mengapa]
ku rasakan seseuatu yang beda
hingga kau acuhkan diriku
betapa ku kehilangan dirimu yang dulu
pikirian buruk memenuhi pikiraku
rasanya ingin ku tepis
namun ku tak mampu
maukah kau kembali untuk ku
ku mohon jangan lakukan ku
selayknya patuh yang tak dapat bicara
tinggalkan aku apabila kau telah bosan
31-3-2010
Archive
-
►
2022
(1)
- ► August 2022 (1)
-
►
2021
(46)
- ► December 2021 (7)
- ► November 2021 (39)
-
►
2015
(11)
- ► September 2015 (1)
- ► August 2015 (4)
-
▼
2014
(19)
- ► November 2014 (2)
- ▼ February 2014 (10)
- ► January 2014 (7)
-
►
2013
(9)
- ► November 2013 (4)
- ► October 2013 (3)
- ► September 2013 (1)
-
►
2012
(8)
- ► September 2012 (2)
- ► August 2012 (4)
- ► March 2012 (1)
- ► February 2012 (1)
-
►
2011
(45)
- ► December 2011 (2)
- ► November 2011 (1)
- ► October 2011 (2)
- ► April 2011 (7)
- ► March 2011 (15)
- ► February 2011 (7)
- ► January 2011 (1)
-
►
2010
(3)
- ► December 2010 (3)
6 Feb 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment