Selamat karena sudah sampai hampir di halaman terakhir. Cerita tentang kamu. Sesosok kamu yang terlalu banyak beri rasa senang, rasa senang yang buatku kencanduan.
Aku tak pernah menyangka akan ada hari ini. Hari yang paling menakutkan. Kehilanganmu. Aku kira, aku akan kehilanganmu setelah hari ini, ternyata tidak, tapi sebelumnya, sejak hari itu, hari dimana paling menyenangkan, untukku. Sebelum hari ini tiba, kamu terus menghindariku yang melangkah maju dan berharap akan ada rasa senang, atau lebih tepatnya masih ada rasa senang diantara kita. Sayapun ngga tau kenapa ? Apa karena sebuah rasa ? Rasa yang seharusnya tidak ada ? Atau mungkin karena pendapatku tentangmu dan bang adi ? Jika memang begitu, aku minta maaf. Maaf karena telah salah menilaimu. Maaf karena karena ku tak cukup mengenalmu saat itu. Maaf karena ku terlalu berusaha mencari tempat di hati dan pikiranmu. Maaf kak. Maaf.
Archive
-
►
2022
(1)
- ► August 2022 (1)
-
▼
2021
(46)
- ▼ December 2021 (7)
- ► November 2021 (39)
-
►
2015
(11)
- ► September 2015 (1)
- ► August 2015 (4)
-
►
2014
(19)
- ► November 2014 (2)
- ► February 2014 (10)
- ► January 2014 (7)
-
►
2013
(9)
- ► November 2013 (4)
- ► October 2013 (3)
- ► September 2013 (1)
-
►
2012
(8)
- ► September 2012 (2)
- ► August 2012 (4)
- ► March 2012 (1)
- ► February 2012 (1)
-
►
2011
(45)
- ► December 2011 (2)
- ► November 2011 (1)
- ► October 2011 (2)
- ► April 2011 (7)
- ► March 2011 (15)
- ► February 2011 (7)
- ► January 2011 (1)
-
►
2010
(3)
- ► December 2010 (3)
30 Dec 2021
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment