Dear ka rory,
Akhirnya tiba di bagian akhir. Tiba di muara dari penyelaman lautan perasaan. Udah tau semuanya kan ? Iya. Begitu yang aku rasain. Tentang banyaknya rasa senang yang kamu kasih, sebagian linang yang ga mau aku ceritain banyak banyak. Sebab, ketika nanti kita (aku) mulai lupa, aku cuma mau mengenang kamu melalui rasa senang yang selalu mengudara. Itu saja.
Mungkin setelah ini, aku akan menghindar, dalam jangka waktu yang tak ditentukan. Selain karna malu, aku juga takut. Takut kalau setiap melihat matamu, masih ada getaran, masih ada sisa rasa yang tak kuasa ku bendung sendirian.
Makasih kak, udah kasih rasa senang yang tak bisa berlaku sebaliknya. Maaf karna ga pernah bisa kasih tenang pas mood dan pikiran jadi bumerang. Cukup sekian pelabuhan yang ingin ku ceritakan, kini sudah saatnya ku lepaskan jangkar dan persiapkan kapalku kembali berlayar. Tenang, namanya pelabuhan tak akan berpindah kemana mana. Datanglah saat kau butuh sesuatu, sebab aku ada disana, membawakanmu payung saat langit mulai mendung.
Tertanda,
Sahabat yang menyayangimu

No comments:
Post a Comment