20 Nov 2021

Ada yang palig meresahkan dari hubungan teman baik

 Sepetember

Ada yang paling meresahkan dari hubungan teman baik.
Adanya rasa yang belum tentu berbalas balik

Apa yang terjadi di dua hari terakhir ini benar - benar membingungkan. Sungguh. Kejadian lucu kemarin. Yah kemarin, aku diajak makan sama mas adi. Dia membujukku dan memaksaku untuk menemaniku sampai disampaerin ke basement. Sejak awal aku sudah bilang ngga usah dan menolak ajakannya. Tapi dia bersi keras untuk menghampiriku. Dan sayangnya di waktu yang bersamaa, RR belum beli makan dan tinggal kita berdua yang belum makan. Lalu aku memutuskan untuk pergi bareng. Bingung ? Tentu.
Aku tak enak karena telah menolak mas Adi yang sudah jauh nyamperin keruanganku. Tapi aku juga maunya pergi beli makan sama RR. Dan alhasil kita lewat lobi sekalian ambil ATM dan menghindari mas Adi. Sesampainya di ATM antri lama dan aku mengajaknya ke lantai 2 dengan tujuan agar tidak bertemu mas Adi yang saat itu sedang bertugas di lobi. Dan ternyata ....
Kita ketemu di lantai 2. Aku bersama RR setelah menolak ajakan makan siangnya dan mengabaikan pesannya juga membiarkan dirinya menunggu diruanganku.

Aku memilih RR untuk kesekian kalinya. Aku menemaninya dan mengabaikan orang - orang yang benar - benar tulus menyayangiku. Ntah tulus, ntah tidak. Aku tak tau isi hatinya. Gak tau perasaan apa yang aku tak pernah bisa tinggalkan dirinya sendiri. Membiarkan ia melewatkan makan siangnya. 

Dan kemarin, hari ini, RR menghubungiku lebih dulu, tidak biasanya dia chat duluan. Memang sih sebuah pertanyaan penting, dia nanyain bang adi berlanjut beberapa menit setelah itu dan berujung pada ku yang membaca pesannya.

Dan terjadi hari in, RR kemabli menghubungiku dengan alasan mengajakku untuk bantu T2 karena kita gak ngapa ngapain di versa. Kali ini chatingannya agak lama - lama. Dan aku sangat menyukainya. Ketika dia mulai bercerita tentang dirinya.

Dan aku menceritakan tentang apa yang buatku resah akhir - akhir ini. Berbalaskan stiker. Obrolan yang ngga jelas. Yaaaa. Aku sangat menyukainya. Semesta bisakah setiaphari adalah hari ini. Selasa. Selalu ada cerita dari sebuah rasa.

Ditambah lagi tadi Ka Lia cerita kalau dia sampai meninggalkan makananya yang masih terbuka demi menghampiri dan menemaniku warming up. Dia yang buru - buru dan berlari kecil. Dia yang khawatir kalau aku marah. Gimana mau marah, kalau hadirnya sudah buatku tenang. Tenang saatu ku bersama bang ucup.

Rory. Sebenarnya dialah satu satunya alasan kenapa aku harus cepat lulus.
Dia satu satunya penyemangaku untuk selesaikan tesis yang sebenarnya tak terlalu sulit. Hanya saja aku yang malas.
Dia adalah sumber motivasiku. Satu- Satunya.
Ketika dia pergi, hilang, hubungan renggan. Ketika itu pula saya hilang.
Hilang motivasi. Hilang alasan. Hilang semangat untuk segera selesaikan pendidikan.
Oleh karena itu,

Dear Rory, tetaplah berada disana.
Jangan kemana mana. Tetaplah di posisi sekarang, dimana kau berada.
Jangan mendekat sekalipuun kearahku, sebab aku akan berlari memelukmu
Jangan pula menjauh, sebab aku akan jatuh bersimpuh menangisi kepergianmu

No comments:

Post a Comment

Follow Us @soratemplates