Lagi ...
Tak ada kapoknya.
Tak ada efekk jera.
Untuk jatuh kesekian kalinya.
Pada rasa diantara persahabatan.
Heran ... Memang ...
Karena sayapun tak habis pikir.
Saya terlalu terlena pada kebahagiaan semu
Pada kenyamanan yang tak ingin berpindah
Pada tawa yang terlalu renyah
Bahagia ... Hingga rasanya mau meledak
Seperti tak ingin kehilangan satu momment pun
Untuk terus bersama.
Tawa yang hanya kita yang ngerti.
Padahal kita gak tau apa yang diketawain.
Bahkan ketika sekeliling sunyi, hanya dunia kita yang ramai
Saya ngga pernah tau sejak kapan ..
Kalau saja dia tak pernah menawarkan dan memberikan makanan siang itu.
ketika saya malah pergi makan bersama pacar.
Kalau saja ia tak membelikan saya makan ketika saya lagi sibuk.
Kalau saja dia tak pernah mengajak saya untuk membeli makan yang jauh.
Dan yang lebih unik adalah ketika saya memenangkan lomba bersama sahabat yang pernah saya ceritakan sebelumnya, lalu dia tiba tiba marah ngga jelas. Tapi pas ditanya kenapa, dia malah bilang 'iya juga ya. Gue kenapa sih' abis itu kita biasa lagi, ketawa seperti gak ada apa - apa.
Tempat saya bercerita dan berkeluh
Tempat saya bisa berbagi tawa
Saya adalah tempat pelampiasan kepusingannya
Karena saya ga pernah bisa melihat sikon.
Dia adalah motivator pas saya lagi bosen belajar
Dan dia juga adalah salah satu alasan saya untuk melanjutkan pendidikan
Saya cumamau bilang ...
Kalau saya gak mau pisah.
Saya mau menikmati canda dan tawa bersamanya untuk saat ini
Sudah itu saja. Cukup

No comments:
Post a Comment