20 Nov 2021

Bahagianya dia, Siang itu

 Pagi itu saya melihatnya begitu senang. Raut wajahnya riang gembira terpancar di wajah tampannya

Sepanjang hari, saya bertanya - tanya

Sepertinya ia sedang senang walau saya tak tahu senangnya karena apa.

Seperti hari hari biasanya, kita tertawa dan bercanda.

Bahkan lembaran ceng-cengan terlontar, dia yang jadikan saya bahan ledekan dengan sesorang yang pernah bersama saya dulu. Hingga saya mendekat, menginjak kakinya dan menggelitikan agar berhenti untuk ngeledekin. Sampai - sampai hanya kita yang tertawa terlalu bahagia siang itu.


Sungguh sejujurnya saya sangat senang. Senang sekali melihatnya sebahagia itu. Melihatnya tertawa lepas. Melihat ratu wajah cerahnya.

Beberapa hari kemudian, ditengah obrolan hangat dan candan, tiba - tiba terbesit omongan 

'makanan dari dia masih ada tuh bang sampe sekarang'

Seketika hariku runtuh. Dibilang cemburu, mungkin iya. Pantas saja siang itu dia tidak nitip makan. Pantas saja siang itu, tidak. hari itu, dia bahagia tertawa lepas


Yah... Sempat terfikir

Ketawanya sama gue, tapi bahagianya bukan karena gue :(

No comments:

Post a Comment

Follow Us @soratemplates